Text
SKRIPSI : Efektivitas Pengaruh Teknik Effleurage dan Teknik Akupresur Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Ibu Inpartu di Rumah Bersalin Mattiro BajiKabupaten Gowa Tahun 2014
Nyeri merupakan hal yang tidak bisa dihindari dari proses persalinan dan melahirkan. Apabila nyeri tidak ditangani dengan baik, maka akan mengarah kepada persalinan yang patologis dan berakibat memanjangnya proses persalinan dan berpotensi membahayakan ibu dan janin. Salah satu metode yang sangat efektif dalam menanggulanginya yaitu dengan teknik effleurage dan teknik akupresur yang merupakan metode nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri persalinan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan efektivitas teknik effleurage dan teknik akupresur terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif.
Desain penelitian ini adalah penelitian quasy eksperimen dengan pendekatan two group comparison pretest-posttest design. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 23 Juni- 23 Juli 2014 di Rumah Bersalin Mattiro Baji Kab. Gowa. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 responden yang dipilih secara purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok intervensi yaitu teknik effleurage 10 orang dan teknik akupresur sebanyak 10 orang.
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ada perbedaan efektivitas teknik effleurage dan teknik akupresur terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif.
Keberhasilan dari suatu proses pelayanan keperawatan ibu bersalin didukung oleh bagaimana kemampuan seorang perawat untuk mengkombinasikan kompetensi dan kepedulian yang dimiliki, salah satunya yaitu dengan penanganan nyeri persalinan. Oleh karena itu penelitian ini memberikan rekomendasi kepada perawat/ bidan agar dapat memenuhi kebutuhan ibu akan rasa nyaman dalam pengontrolan nyeri saat memberikan pertolongan persalinan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain