Text
SKRIPSI : FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KEPATUHAN PERAWAT PELAKSANA DALAM MENGGUNAKAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PELAKSANAAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR
untuk melindungi seluruh/sebagian tubuh terhadap kemungkinan adanya potensi bahaya/kecelakaan kerja. Tujuan dari penggunaan Alat Pelindung Diri sebagai upaya peningkatan kesehatan dan keselamatan kerja dan mencegah terjadinya infeksi nosokomial dalam melakukan tindakan asuhan keperawatan.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku kepatuhan perawat pelaksana dalam menggunakan alat pelindung diri (APD) pada pelaksanaan asuhan keperawatan”.
Desain penelitian yang digunakan ialah deskriptif analitik dengan cross sectional dengan menggunakan 66 responden dengan tehnik total sampling. Variable dependennya adalah perilaku kepatuhan perawat pelaksana dalam menggunakan APD pala pelaksanaan Asuhan Keperawatan dan variabel independennya adalah pengetahuan, pendidikan, lama kerja, kelengkapan APD dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan uji statistik Chi-Square pada taraf kemaknaan yang ditetapkan α= 0,05
Hasil analisis univariat menunjukkan paling banyak meliputi jenis kelamin perempuan 51 orang (77,3%), pengetahuan cukup 58 orang (87,9%), pendidikan rendah (D3) 35 orang (53%), lama kerja ≥ 5 tahun 40 orang (60,6%), kelengkapan APD lengkap 49orang ( 74,2%) dan pengawasan cukup 56 orang ( 87,9%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan (p=1,000), pendidikan (p=0,801), Kelengkapan APD (p=0,361) dengan perilaku kepatuhan perawat dalam menggunakan APD pada pelaksanaan Asuhan Keperawatan. Terdapat hubungan yang signifikan antara lama kerja (p=0,021) dan pengawasan (p=0,020) dengan perilaku kepatuhan perawat dalam menggunakan APD pada pelaksanaan Asuhan Keperawatan.
Perawat di RSUD Labuang Baji Makassar sebagian besar berperilaku patuh dalam menggunakan APD. Diharapkan untuk dapat lebih meningkatkan dan mempertahankan kepatuhan dalam menggunakan APD melalui pendidikan dan pelatihan dengan materi pengetahuan standar pelaksanaan (SOP) dalam menggunakan APD sehingga memperkecil angka kecelakaan kerja/penularan suatu penyakit akibat kerja dan mencegah terjadinya infeksi nosokomial.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain