Perpustakaan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Peripheral insulin resistance rather than beta cell dysfunction accounts for geographical differences in impaired fasting blood glucose among sub-Saharan African individuals: findings from the RODAM study
Penanda Bagikan

Text

Peripheral insulin resistance rather than beta cell dysfunction accounts for geographical differences in impaired fasting blood glucose among sub-Saharan African individuals: findings from the RODAM study

Meeks. Karlijn A. C. - Nama Orang; Karien Stronks - Nama Orang; Adebowale Adeyemo - Nama Orang; Juliet Addo - Nama Orang;

Abstract Aims/hypothesis Theaimofthisstudywastoassesstheextent to which insulin resistance and beta cell dysfunction account for differences in impaired fasting blood glucose (IFBG) levels in sub-Saharan African individuals living in different locations in Europe and Africa. We also aimed to identify determinants associated with insulin resistance and beta cell dysfunction among this population. Methods Data from the cross-sectional multicentre Research on Obesity and Diabetes among African Migrants (RODAM) studywereanalysed.ParticipantsincludedGhanaianindividuals without diabetes, aged 18–96 years old, who were residing in Amsterdam (n=1337), Berlin (n=502), London (n=961), urban Ghana (n=1309) and rural Ghana (n=970). Glucose and insulin were measured in fasting venous blood samples. Anthropometrics were assessed during a physical examination. Questionnaires were used to assess demographics, physical activity,smokingstatus,alcoholconsumptionandenergyintake. Insulin resistance and beta cell function were determined using homeostaticmodelling(HOMA-IR andHOMA-B,respectively). Logisticregressionanalysis was used to study the contribution of HOMA-IR and inverse HOMA-B (beta cell dysfunction) to geographical differences in IFBG (fasting glucose 5.6–6.9 mmol/l). Multivariate linear regression analysis was used to identify determinants associated with HOMA-IR and inverse HOMA-B.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
artikel
Penerbit
USA : Springer., 2017
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
English
ISBN/ISSN
DOI 10.1007/s00125-0
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Diabetologia (2017) 60:854–864
Subjek
Medicine
impaired fasting blood glucose
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Peripheral insulin resistance rather than beta cell dysfunction accounts for geographical differences in impaired fasting blood glucose among sub-Saharan African individuals: findings from the RODAM study
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?